6 Tanda Ponsel Kena Hack, Harus Waspada!

Malware adalah perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan memasuki dan terkadang merusak perangkat digital tanpa diketahui oleh pemiliknya. Istilah malware diambil dari gabungan potongan dua kata yaitu malicious “berniat jahat” dan software “perangkat lunak”. Tujuannya tentu untuk merusak atau mencuri data dari perangkat yang dimasuki.

Tidak sembarangan orang yang dapat membuat perangkat lunak seperti ini. Biasanya mereka adalah orang-orang yang sudah paham mengenai cara membuat perangkat lunak dan sistem keamanan pada perangkat lunak. Meskipun begitu saat ini sudah banyak aplikasi yang dapat membuat malware.

Malware biasanya disusupkan ke dalam jaringan internet. Jika secara manual memasukkan ke dalam komputer korban tentu saja sangat sulit. Jadi kebanyakan peretas melakukan aksinya menggunakan bantuin jaringan internet.

Berikut ini adalah ciri-ciri ponsel yang sudah terkena malware.

1. Baterai Gampang Berkurang

Ada banyak kemungkinan ketika baterai ponsel cepat berkurang. Entah karena ponsel yang memang sedang bermasalah atau bisa jadi smartphone kamu tengah disadap. Bila kamu merasa ponselmu baik-baik saja tapi mengalami masalah tersebut, ada pula kemungkinan adanya malware atau aplikasi mata-mata yang bisa melakuan pemindaian pada ponsel dan mengirimkan data yang ada di sana ke server yang diinginkan.

2. Aplikasi Sering Crash

Tiba-tiba layar nge-lag, atau aplikasi mendadak mengalami crash. Hal ini bisa disebabkan malware yang membebani sumber daya ponsel atau berbenturan dengan aplikasi lain.

Kamu mungkin juga mengalami aplikasi yang terus berjalan meski sudah menutupnya. Tanda lainnya adalah ponsel melakukan restart berulang kali.

3.Konsumsi data tinggi

Tanda lain dari ponsel yang disadap atau di hack adalah tagihan data yang luar biasa tinggi pada akhir bulan. Ini bisa berasal dari malware atau aplikasi mata-mata yang berjalan dan mengirimkan informasi kembali ke servernya.

4. Ada telepon atau pesan mencurigakan

ketika kamu merasa ada pesan atau telepon yang tidak kamu ketahui, maka kamu sudah harus waspada. Bisa saja ini adalah malware yang berusaha dilakukan pada ponsel untuk mengontak nomor tersebut. Cek biaya panggilan, atau biaya apapun yang ada dalam ponsel. Jangan lupa cek juga untuk e-wallet yang ada apakah terjadi pengurangan atau tidak.

5. Pop-up misterius

Memang tidak semua pop-up menandakan ponsel Anda kenak hack. Tapi pop-up yang muncul terus menerus ternyata merupakan salah satu indikasi ponsel terinfeksi adware, salah satu bentuk malware yang memaksa perangkat untuk membuka laman tertentu yang mengarah pada revenue melalui klik untuk iklan.

6. Aktivitas tak biasa pada akun

Jika hacker berhasil masuk ke smartphone, mereka juga akan bisa mengakses akun yang terintegrasi di dalamnya. Mulai media sosial sampai email atau aplikasi lainnya.

Ini dapat terungkap dalam aktivitas di akun, seperti tiba-tiba terjadi pengaturan ulang kata sandi, mengirim email, menandai email yang belum dibaca yang kalian tidak pernah baca, atau mendaftar untuk akun baru yang e-mail verifikasi masuk ke kotak masuk.

Coba juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.